Mikrotik dengan SSH
Cara meremote mikrotik melalui SSH dengan Putty adalah sebagai berikut :
- Download terlebih dahulu software Putty jika belum terdapat pada PC kalian. Jika sudah terinstal,kemudian lanjutkan dengan menghubungkan router pada PC.
- Jika sudah terinstal sepenuhnya,kemudian buka Putty
- Langkah selanjutnya klik pada SSH, bisa dilihat bahwa port default SSH adalah 22 . Lalu masukkan IP Routernya ke Hostname (192.168.100.1)
4. Jika sudah klik open untuk mengaksesnya
5. Jika terdapar notifikasi maka langsung klik Oke
6. Jika sudah mengaksesnya terminal akan menanyakan user namenya disini . Apabila router masih default maka user namenya adalah admin dan untuk passwordnya tinggal klik Enter.,apabila router masih default.
7. Jika kalian berhasil mengakses mikrotik, maka akan muncul tampilan seperti berikut ini :
MANAGEMENT GROUP
Akses
mikrotik seperti yang dijelaskan pada Lab 1 MikroTik membutuhkan user untuk
bisa mengaksesnya. Sebenarnya user tersebut perlu dikelola seperti hak aksesnya
(management groupnya) maupun password pada user sampai hanya alamat tertentu
yang boleh mengaksesnya demi alasan keamanan. Berikut akan kita bahas
management user untuk menetukan hak akses apa saja yang di izinkan :
1. Management
Group
Di dalam group terdapat 3
hak yang utama yaitu, full, write and read :
a. Full merupakan hak akses
group yang memungkinkan semua akses ke router, tidak hanya membaca dan menulis
tetapi juga isa membuat user untuk masuk system. Hak akses ini merupakan hak
akses tertinggi yang biasanya digunakan oleh administrator.
b. Write merupakan hak
akses yang posisinya berada dibawah full yang di izinkan untuk melakukan
perubahan konfigurasi akan tetapi tidak di izinkan untuk membuat user atau
merubah policy yang ada pada router.
c. Read merupakan suatu yang memilik hak akses
hanya untuk memonitoring saja dan tidak dapat atau bisa melakukan perubahan.
Sebenarnya hak akses group
itu bisa saja dirubah sesuai keinginan atau kebutuhan. Misalnya kita akan
membuat hak akses other yang mempunyai fungsi seperti write akan tetapi tidak
di izinkan akses winbox dan webfig maka konfigurasinya adalah seperti berikut :
- ·
Klik system-user-group-pilih write-kemudian klik copy
- Setelah jadi ganti
namanya menjadi other dan hilangkan centang pada winbox dan webfig (yang
berwarna biru adalah yang dirubah), kemudian klik OK.
- Group other telah
selesai, sekarang hak akses group ada empat (4).
MANAJEMEN
SERVICE
a.Service dan port
Dalam jaringan kita
mengenal yang disebut service (layanan) biasanya berjalan pada port tertentu.
Layanan yang menerjemahkan alamat penamaan menjadi alamat penomoran yang
disebut DNS. Dalam menu ini kita bisa mengetahui apa saja yang ada dalam
mikrotik dan portnya,berikut langkah langkahnya:
klik IP lalu pilih SERVICE
maka muncul menu IP SERVICE list
Dari gambar diatas kita
bisa tahu layanan yang ada di mikrotik dengan portnya juga
b. Disable atau Enable Service
Setelah kita
tahu layanan yang ada dalam mikrotik kita kadang tidak membutuhkan beberapa
layanan maka kita bisa menoaktifkan layanan tersebut. Berikut konfigurasinya:
1 ) setelah
kita berada pada menu service lalu kita ingin mematikan www, ssh, ftp yang kita
lakukan adalah pilih service yang ingin dinoaktifkan lalu klik tanda (x) atau
disable:
2 ) jika kita ingin mengaktifkan kembali klik tanda (v) atau enable
c. Change port service
Jika kita ingin merubah port demi keamanan karena beberapa port yang umum seperti ssh, ftp, telnet dan web sudah banyak yang mengetahui dan juga bisa untuk menjalankan webfig ketika hotspot. pada contoh kali ini kita akan merubah port telnet.
klik double pada service TELNET lalu pada pada port yang semula 23 danti dengan yang kamu inginkan
d. NTP and CLOCK
NTP merupakan layanan yang berfungsi untuk singkronasi waktu
caranya adalah sebagai berikut:
klik SYSTEM lalu SNTP client lalu centang bagian ENABLE