Minggu, 29 Desember 2019

MTCNA Hostpot

Hostpot 
  • Pengertian hostpot 
hoostpot adalah area dimana seorang client dapat terhubung dengan jaringan internet secara wireless (nirkabel/tanpa kabel) dari PC , Notebook , atau gadget seperti handphone dalam jangkauan radius kurang lebih beberapa ratus meter atau tergantung dari kekuatan frekuensi/signal

  • Kelebihan hostpot mikrotik
Dengan menggunakan mikrotik sebagai hostpot, kita dapat mengkonfigurasikan jarinan wireless yang hanya bisa digunakan dengan username dan password tertentu. Kita juga dapat melakukan manajemen terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hostpot per user,membatasi berapa besar data yang dapat di donwload tiap user, mengatur konten apa saja yang bole di akses user.

Cara konfigurasi hostpot pada mikrotik,sebagai berikut :
1. Buat IP Address dengan interface wlan 1 terlebih dahulu.


2.Kemudian ke DHCP Setup dan isikan interface wlan 1


3.Setelah itu masuk ke menu wireless dan tab wireless, isikan seperti gambar di bawah ini 



4.Untuk keamanannya kita akan mengkonfiurasikan pada security profile , untuk authentication typenya kita pilih yan WPA2 PSK . Setelah itu masukkan password yang di inginkan .


5.Lalu masuk ke menu hostpot lalu klik ADD (+)



6.Pada menu hostpot ini isikan nama, interface, address pool, dan profilnya



7. Kemudian masuk ke tab server profile dan isikan name, dns name, dan pada tab login kita pilih cara loginnya.


8.Setelah itu masuk ke tab user profile dan isikan name dan address pool nya.



9.Kemudian kembali ke tab server lagi dan pilih hostpot setup dan pada interface pilih wlan 1 


10.Lalu klik next> sampai ke DNS Name dan isikan nama web (yang di pilih). Ini digunakan untuk nama web yang digunakan untuk membuka halaman hostpot.





Sabtu, 21 Desember 2019

MTCNA PPTP TUNNEL

PPTP Tunnel

PPTP merupakan protocol jaringan yang memungkinkan pengamanan transfer data dari remote client (client yang berada jauh dari server) ke server pribadi sebuah perusahaan dengan membuat sebuah VPN melalui TCP/IP (snader, 2005)

Konfigurasi PPTP Tunnel 

Kali ini kita mempunyai tujuan menghubungkan PC1 ke PC2 yang melalui R1 dan R2 yang berada pada jaringan private dengan melewati jaringan publik(internet). Yang harus dilakukan pertama kali adalah melakukan pengujian jaringan pada R1 dan R2. Pastikan R1 dan R2 dapat saling berkomunikasi dengan menggunakan IP publik. Setelah ping dari R1 ke R2 berhasil . Selanjutnya adalah melakukan konfigurasi PPTP pada R1. 
Langkahnya sebagai berikut :
  1. Pilih menu PPP
  2. Kemudian pilih tab menu interface 
  3. Pilih PPTP Server
  4. Kemudian berikan tanda cek pada enable 
Untuk memperjelas konfigurasi PPTP server di R1 sesuai dengan ilustrasi diatas .
Perhatikan gambar dibawah ini :

konfigurasi PPTP pada R1


Kemudian lakukan konfigurasi user pada PPTP server, langkahnya sebagai berikut :
  • Pilih menu PPP
  • Kemudian pilih tab menu secrets 
  • Kemudian klik Add (+) untuk menambah konfigurasi
  • Pada kotak dialog New PPTP Secrets
  • Isikan user -pptp pada kolom name 
  • Isikan password pada kolom password
  • Pada kolom service isikan PPTP 
  • Pada local address isikan IP 100.100.102.71
  • Pada remote address isikan IP 100.100.102.72
Untuk lebih jelasnya,perhatikan gambar dibawah ini:

 kofigurasi user pada pptp server


Sampai disini kita sudah selesai melakukan konfigurasi PPTP server di R1. Langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi PPTP client di R2. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Pilih menu interface
  2. Kemudian pilih menu PPTP Client
Lebih jelasnya,perhatikan gambar dibawah ini :

konfigurasi PPTP Client di R2 


Kemudian lakukan langkah-langkah berikut ini :

  • Klik tab menu interface
  • Kemudian klik Add(+) untuk menambahkan konfigurasi
  • Pada kotak dialog New Interface 
               > Pilih tab menu Dial Out
               > Pada kolom Connect To, isikan 100.100.102.72
               > Pada kolom user isikan user-PPTP
               > Isi password pada kolom password
Perhatikan gambar dibawah ini :

konfigurasi PPTP Client di R2


Setelah melakukan semua konfigurasi diatas,baik konfigurasi PPTP Server maupun PPTP Client, maka dapat diketahui bahwa RI dan R2 akan memiliki IP Address Dynamic seperti yang tercantum pada gambar berikut :

IP Address Dynamic di R2 


Langkah terakhir yang harus kita lakukan adalah melakukan konfigurasi static routing pada R1 maupun R2, hal ini bertujuan agar PC1 dan PC2 bisa berkomunikasi atau dapat terhubung. Langkahnya sebagai berikut :
  1. Pilih New Terminal
  2. Kemudian ketikkan IP route add dst-address=192.168.1.0/24 gateway=100.100.102.72
Perhatikan gambar berikut :

komfigurasi static routing di R1


Setelah selesai melakukan konfigurasi static routing pada R1,maka lakukan juga konfigurasi static routing pada R2.  Langkahnya sebagai berikut :
  1. Pilih New Terminal
  2. Kemudian ketikkan IP route add dst-address=192.168.2.0/24 gateway=100.100.100.102.71
Perhatikan gambar dibawah ini :

 konfigurasi static roting pada R2


Setelah selesai lakukan uji coba koneksi dari R1 ke R2. Dengan cara ping 192.168.2.200 maka hasilnya R1 dan R2 sudah terhubung seperti pada gambar dibawah ini :


Jika sudah TTL maka konfigurasi PPTP Tunnel telah berhasil. Namun jika hasil masih Request Time Out (RTO) maka coba cek kembali,mungkin masih ada konfigurasi yang salah.

MTCNA L2TP TUNNEL

Pengertian L2TP Tunnel

L2TP Tunnel merupakan kombinasi PPTP milik microsoft dan L2F (layer 2 forwading) milik cisco systeam. Protocol ini tidak menyediakan enkripsi sendiri tetapi mengandalkan enkripsi dari protocol yang di lewati pada tunnel, untuk mendapatkan konfigurasi tunnel kali ini. Kita akan belajar melakukan konfigurasi L2TP Tunnel dengan konfigurasi sebagai berikut :

Konsep dari L2TP Tunnel ini hampir sama dengan PPTP Tunnel,hanya ada sedikit perbedaan di antara keduanya. Yaitu, terletak pada protocol dan beberapa konfigurasi saja. Berikut langkah-langkah konfigurasi lab 1. 
  • Pilih menu PPP
  • Kemudian pilih tab menu interface 
  • Pilih tab menu L2TP Server 
  • Pada kotak dialog yang muncul,berilah tanda centang pada enable
  • Klik OK
untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini :

router 1

Bila langkah di atas sudah di lakukan,selanjutnya lakukan langkah berikut ini :
  1. Pilih menu PPP
  2. Pilih tab menu secrets
  3. Klik Add (+) untuk menambah konfigurasi 
  4. Pada kotak dialog PPP secrets, isikan 
           a. user -l2tp pada kolom name
           b. isikan password pada kolom password 
           c. pada kolom service isikan l2tp
           d. pada kolom local address isikan IP 100.100.102.71
           e. pada kolom remote address isikan IP address 100.100.102.72

      5. Lalu klik OK

Untuk memperjelas ilustrasi di atas , lihatlah konfigurasi dibawah ini:

router1

Konfigurasi L2TP server di R1 sudah selesai. kemudian lakukan konfigurasi L2TP Client di R2 . Langkahnya sebagai berikut :
  1. Pilih menu PPP 
  2. Klik tab menu interface
  3. Klik Add (+) untuk menambah konfigurasi,pada list yang tertera pada bagian ini, pilih L2TP  client . 
Perhatikan konfigurasi di bawah ini : 


router2

  •  Kemudian pada kotak dialog new interface, pilih tab menu dial out 
  • Pada kolom server address isikan IP 100.100.102.72
  • Pada kolom user isikan user -l2tp 
  • Isikan password pada kolom password 
  • Kemudin klik OK 


router2

Kemudian langkah terakhir adalah melakukan static routing di R1 dan R2 agar PC1 dan PC2 bisa saling berkomunikasi . Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Pilih new terminal
  2. Kemudian ketikkan IP route add dst-address=192.168.2.0/24 gateway 100.100.102.72
Perhatikan gambar dibawah ini :

router1

Kemudian lakukan konfigurasi yang sama juga di R2 dengan perintah yang sama. Jangan lupa IP dan gateway nya.
  • Untuk melakukan pengujian apakah PC1 terhubung dengan PC2 adalah dengan cara melakukan ping antara PC yang lainnya.




Jika sudah TTL, maka konfigurasinya telah berhasil. 

Selasa, 03 Desember 2019

MTCNA EoIP Tunnel

EoIP Tunnel
Pengertian EoIP Tunnel
EoIP (ethernet over IP) Tunneling Mikrotik adalah protocol yang membuat sebuah Ethernet tunnel antara dua router diatas koneksi IP. EoIP merupakan protocol proprietary Mikrotik  ( suport juga di linux tetapi harus di-compile manual ).
  dengan demikian dapat dilakukan konfigurasi EoIP Tunnel di R1. Konfigurasinya adalah sebagai berikut:
1. Pilih menu interfaces
2. Pilih tab EoIP Tunnel 
3. Klik tanda add(+) untuk menambah konfigurasi 
4. Pada kotak dialog new interface
  -isikan eoip tunnel1 pada name
  -isikan 100.100.102.71 pada remote address 
  -isikan 12 pada tunnel ID
Berikut konfigurasi EoIP Tunnel di R1



Selanjutnya lakukan konfigurasi EoIP Tunnel pada R2 
Konfigurasinya seperti dibawah ini :
1. pilih menu interface 
2. pilih tab EoIP Tunnel 
3. Klik add(+) untuk menambah konfigurasi 
4. Pada kotak dialog New Interface
   - isikan eoip-tunnel1 pada name
   - isikan 100.100.102.71 pada remote address
   - isikan 12 pada tunnel ID 
Berikut konfigurasi EoIP Tunnel pada R2



Langkah selanjutnya adalah melakukan bridge interface yang terhubung ke client dengan interface EoIP pada R1 dan R2.
1. pilih menu bridge 
2. pilih tab bridge 
3. pilih add (+) untuk menambah konfigurasi
4. pada kotak dialog yang muncul pilih tab menu General 
5. isikan Bridge 1 pada kolom name 
6. kemudian pilih ok
lebih jelasnya bisa lihat gambar dibawah ini: 



Setelah selesai menambahkan menu bridge pada R1,selanjutnya membuat interface ether 2 ke bridge di R2
Langkah-lanhkahnya sebagai berikut:
1. pilih menu bridge 
2. pilih tab Ports
3. klik add(+) untuk menambah konfigurasi
4. pada kotak dialog yang muncul pilih tab menu General
5. isikan ether 2 pada kolom interface 
6. dan bridge 1 pada kolom bridge 
7. kemudian pilih ok



Kemudian tambahkan EoIP ke bridge di R1.Langkahnya sebagai berikut :
1. pilih menu bridge 
2. pilih tab ports 
3. klik add(+) untuk menambah konfigurasi 
4. pada kotak dialog yang muncul pilih tab menu General 
5. isikan eoip-tunnel1 pada kolom interface 
6. dan bridge 1 pada kolom bridge
7. kemudian pilih ok


Lakukan juga langkah-langkah konfigurasi tersebut di R2. Kemudian lakukan uji koneksi dengan melakukan ping dari PC1 ke PC2 . Hasil uji koneksi dari PC1 ke PC2  adalah sebagai berikut : 


MTCNA Wireless Bridge

Wireless Brigde
Pada lab ini,kita menggunakan mode Bridge,dimana kita hanya bisa mempunyai client berjumlah 1 (point to point). Jika AP bridge berjumlah lebih dari satu (point to multipoint). 
Topologi seperti gambar dibawah ini :


Berikut adalah langkah-langkah konfigurasi wireless bridge :

1. buka aplikasi winbox 
2. pada menu wireless, klik 2x pada wlan 1,pilih mode  bridge dan SSID di isi.
3. lalu klik>apply>ok



Isikan IP address dengan IP 192.168.10.1/30 ,kenapa gunakan /30? karena clientnya hanya satu. sehingga /30 sudah cukup untuk 1 client. Atur DHCP server ke wlan . Pada DHCP Server sudah tampil address pool yang kita buat.



Wireless MTCNA Station Bridge

Wireless Station Bridge
Station Bridge adalah salah satu mode wireless pada mikrotik yang memungkinkan router menjadi penerima layanan wireless,sedangkan pemancar menggunakan AP Brigde. mode "Wireless Station Bridge" pada mikrotik hanya bisa bekerja dan mendapatkan layanan dari router pemancar bervendor mikrotik juga. 
Syarat agar wireless station bridge,tersambung ke pemancar adalah sebagai berikut :
1. SSID harus sama 
2. Security profile harus sama
3. Band harus sama
4. Frequensi harus sama 

Konfigurasi "station bridge" kita akan gunakan topologi seperti gambar dibawah ini :



Untuk melakukan wireless station bridge seperti gambar dibawah ini :

1. remote kedua router mikrotik dengan winbox masing-masing PC
2. Lalu konfigurasikan pada router pemancar dengan wireless bridge.
3. Apa pada router pemancar telah diaktifkan mode wireless AP bridge,sekarang tinggal membuat router penerima menjadi mode wirelles station bridge.
4. Kemudian klik start,pada menu scan akan muncul SSID dari perangkat wireless pemancar. pilih SSID dari konfigurasi "wireless bridge" yang sebelumnya telah kita buat.
5. Lalu klik pada SSID itu dan klik connect.lalu klik apply ok  



Apabila pada interface wirelless sudah bertanda R( running ) maka konfigurasi "wireless station bridge " berhasil, lalu jika ingin berkomunikasi dengan pemancar,kita bisa konfigurasi IP secara manual atau konfigurasi DHCP Client.



Wirelles MTCNA AP Brigde

Wirelles Ap Bridge 
Pada kali ini,kita akan mempelajari tentang wirelles  mode ap brigde. Dimana pada mode itu,kita bisa menggunakan banyak client agar bisa menyambung ke internet yang telah dibuat.

Untuk konfigurasi wirelles ap bridge. Perhatikan langkah-langkah dibawah ini :
1. Buka aplikasi winbox terlebih dahulu.
2. Lakukan seperti konfigurasi biasanya,untuk menghubungkan ke internet/agar bisa connect ke internet terlebih dahulu.
3. Jika sudah,lalu pilih menu wirelles >enable wlan 1, dengan klik 2x . klik tab wirelles,pilih mode ap bridge dan isikan SSID sesuai apa yang di inginkan.



3. Setting IP dan DHCP server pada wlan 1 terlebih dahulu,agar client mendapatkan alamat ip secara dynamic. Jika wlan 1 masih bercetak miring(menandakan interface tidak aktif) maka enable interface itu dahulu.
4. Lalu coba sambungkan perangkat smartphone atau sejenisnya,pastikan client mendapatkan alamat IP dari DHCP Server.



Wallet Garden

Wallet Garden  Wallet garden adalah salah satu fitur yang terdapat pada hostpot gateway mikrotik untuk memperboleh user mengakses situs...